Semen Padang Tak Ingin Turun Kasta, Ini Jawaban PSSI


Semen Padang resmi terdegradasi pada kompetisi musim depan setelah hanya menduduki posisi ke-16 di klasemen akhir Liga 1 musim 2017. Hal itu pun mengejutkan banyak pihak, mengingat Semen Padang adalah salah satu tim terbesar di Indonesia, dan juga sempat lolos ke babak semi-final Piala Presiden 2017 yang lalu.
Namun, manajemen Semen Padang mencoba untuk menyelamatkan timnya agar tidak terdegradasi pada kompetisi musim depan. Melalui CEO PT. Kabau Sirah, Iskandar Z. Lubis mengakui bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan PSSI terkait perubahan format kompetisi pada musim depan.
Ia menyarankan agar PSSI kembali menggunakan format kompetisi yang terbagi menjadi dua wilayah, di mana masing-masing wilayah dihuni oleh 12 tim. Dengan demikian, pihak Semen Padang berharap agar mereka bersama Persiba Balikpapan dan Persegres Gresik United tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, PSSI yang diwakili oleh Joko Driyono selaku wakil ketua umum, tidak ingin membahas permintaan yang dilayangkan oleh tim Kabau Sirah. “Peraturan tetap peraturan, dan klasemen di akhir musim kompetisi akan menjadi referensi,” kata Joko.
“Keputusan lain tidak berada di dalam wewenang apa pun yang ada di PSSI per hari ini. Kecuali pada kongres nanti ada yang menerima usulan atau pun yang lainnya,” pungkasnya.

Sumber : Uc News

Share this